"Engkau yang sedang bertanya-tanya tentang kurangnya penghargaan sesamamu kepada kerja-kerasmu, dengarlah ini …
Tuhan jatuh cinta kepada orang yang ikhlas dan bersyukur menerima yang kecil dalam kesungguhan kerja yang besar.
Mana mungkin Tuhanmu Yang Maha Penyayang itu membiarkan hatimu terlarut dalam kesedihan, jika kesabaranmu menghadapi kesulitan hidup ini karena keberserahanmu kepadaNya?
Bersabarlah.
Tetap peliharalah kejujuranmu.
Hiburlah dirimu dengan menggembirakan jiwa-jiwa yang kau cintai.
Tuhan mencintai orang yang mencintai keluarganya.
Marilah kita menyatukan hati, dan memohon dengan segenap kekuatan dari setiap helai serat jantung kita, agar engkau dan keluargamu ditabahkan dalam penantian ini, dan semoga penantianmu tak diperpanjang lagi, dan semoga disegerakan penyelamatanmu.
Engkau jiwa kecintaan Tuhan. Engkau berhak berbahagia.
Tuhan, mohon Kau segerakan kebaikan bagi saudaraku ini.
Aamiin
———————-"
Tuhan jatuh cinta kepada orang yang ikhlas dan bersyukur menerima yang kecil dalam kesungguhan kerja yang besar.
Mana mungkin Tuhanmu Yang Maha Penyayang itu membiarkan hatimu terlarut dalam kesedihan, jika kesabaranmu menghadapi kesulitan hidup ini karena keberserahanmu kepadaNya?
Bersabarlah.
Tetap peliharalah kejujuranmu.
Hiburlah dirimu dengan menggembirakan jiwa-jiwa yang kau cintai.
Tuhan mencintai orang yang mencintai keluarganya.
Marilah kita menyatukan hati, dan memohon dengan segenap kekuatan dari setiap helai serat jantung kita, agar engkau dan keluargamu ditabahkan dalam penantian ini, dan semoga penantianmu tak diperpanjang lagi, dan semoga disegerakan penyelamatanmu.
Engkau jiwa kecintaan Tuhan. Engkau berhak berbahagia.
Tuhan, mohon Kau segerakan kebaikan bagi saudaraku ini.
Aamiin
———————-"
— Mario Teguh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar